Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label perahu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perahu. Tampilkan semua postingan
Warga di sekitar Danau Tondano setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946

Warga di sekitar Danau Tondano setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946

Gunung Soputan dilihat dari tepian Danau Tondano
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Perahu nelayan di dermaga-dermaga di tepi Danau Tondano
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga mandi dan mencuci baju di Danau Tondano
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945/1946
Tempat: Danau Tondano (Minahasa)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (1)

Tomohon setelah Perang Dunia II usai, 1945/1946 (1)

Sebuah kampung di tepi sungai dengan perahu sebagai sarana transportasi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para warga menata dan menggali kuburan dengan latar belakang menara gereja
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kompleks gereja di sebuah lembah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Area pemakaman di sekitar gereja
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Suasana di pasar Tomohon …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang terkenal dengan aneka daging hewan yang diperjualbelikan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945/1946
Tempat: Tomohon
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)

Suasana di Minahasa setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)

Papan petunjuk arah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Danau Tondano (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Nelayan di Danau Tondano dengan latar belakang gedung yang beratap rusak peninggalan perang (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah keluarga nelayan di tepi Danau Tondano
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sungai yang berasal dari Danau Tondano (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Keramaian di jalan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Minahasa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


Suasana di Manado setelah berakhirnya Perang Dunia II (1)

Suasana di Manado setelah berakhirnya Perang Dunia II (1)

Suasana di sebuah pasar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua wanita berjalan mengusung barang di atas kepala mereka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Suasana di pelabuhan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto pertama
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: akhir 1945
Tempat: Manado
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


Lima foto tentang Jakarta di pertengahan kedua abad ke-19

Lima foto tentang Jakarta di pertengahan kedua abad ke-19

Sebuah kawasan pecinan
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
1870: Kawasan Kali Besar
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
1880: Weltevreden, di kawasan Sawah Besar sekarang
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
1860: Gedung Gubernur Jenderal yang sekarang menjadi Istana Merdeka
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
Kawasan Meester Cornelis, sekarang disebut Jatinegara
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: menjelang akhir abad ke-19 (a.l. 1860, 1870, 1880)
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto: a.l. Woodbury and Page
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:


Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (2), 1945

Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (2), 1945

Anak-anak Makassar mandi di laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kegiatan bongkar muat yang mulai berjalan lagi …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… serta proses transaportasi dari dan menuju pelabuhan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Suasana di pelabuhan dengan atap beberapa bangunan masih memperlihatkan sisa-sisa pertempuran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Makassar
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (1), 1945

Suasana di pelabuhan Makassar setelah Belanda kembali datang menyusul kalah perangnya Jepang (1), 1945

Kemungkinan para tentara Jepang yang dipekerjakan sebagai pekerja pelabuhan sebelum mereka dipulangkan ke tanah asalnya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para anggota KNIL Laut yang sebelumnya ditawan Jepang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dikumpulkan di pelabuhan untuk diberangkatkan ke Australia
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pelabuhan Makassar, kemungkinn difoto dari pesawat amfibi Catalina …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang membawa para anggota KNIL Laut yang sebelumnya ditawan Jepang menuju Australia
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober 1945
Tempat: Makassar
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia